Tips Lampu Teras Rumah agar Lebih Aman dan Estetik
Teras merupakan bagian rumah yang pertama kali terlihat dari luar. Karena itu, selain memperhatikan desain dan furnitur, pencahayaan teras rumah juga penting untuk menciptakan tampilan fasad yang menarik pada malam hari.
Pemilihan lampu teras rumah yang tepat dapat membantu menerangi area pintu masuk, menonjolkan tanaman atau detail arsitektur, sekaligus menciptakan suasana yang nyaman. Agar hasilnya tidak sekadar terang, berikut beberapa tips menata lampu teras yang bisa diterapkan di rumah.
1. Pilih Lampu Outdoor Sesuai Area Pemasangan
Berbeda dari lampu untuk interior, lampu outdoor digunakan di area yang berpotensi terpapar debu, kelembapan, dan air hujan. Karena itu, perhatikan spesifikasi IP rating (Ingress Protection) sebelum memilih produk.
Semakin sesuai tingkat perlindungannya dengan kondisi lokasi pemasangan, semakin tepat pula penggunaannya untuk area luar ruangan. Pastikan juga lampu memang dirancang untuk penggunaan outdoor dan ikuti petunjuk pemasangan dari produsen.
Koleksi lampu outdoor dari in-Lite dapat menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan pencahayaan area luar rumah.
2. Gunakan Spotlight untuk Menonjolkan Tanaman
Teras dengan tanaman hias atau taman kecil akan terlihat lebih menarik pada malam hari jika mendapatkan pencahayaan yang tepat. Salah satu teknik yang dapat digunakan adalah uplighting, yaitu mengarahkan cahaya dari bawah ke tanaman.
Lampu sorot atau spike light dapat ditempatkan di sekitar tanaman untuk menciptakan efek bayangan dan menonjolkan bentuk dedaunan. in-Lite INGL011 dapat digunakan untuk membantu memberikan aksen pencahayaan pada area tanaman sehingga teras terlihat lebih hidup.
Baca juga: Berapa Watt Lampu untuk Teras Rumah? Ini Cara Menghitungnya
3. Pasang Lampu Dinding di Area Pintu Masuk
Area pintu utama membutuhkan pencahayaan yang cukup agar penghuni dan tamu dapat melihat akses masuk dengan lebih jelas. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah memasang lampu dinding outdoor di sekitar pintu.
Selain memberikan penerangan, wall light dengan arah cahaya ke atas dan bawah dapat menjadi elemen dekoratif pada fasad. Efek cahaya juga dapat menonjolkan tekstur material seperti batu alam, bata ekspos, atau dinding bertekstur.
Untuk gaya rumah modern dan minimalis, Anda dapat mempertimbangkan in-Lite INWL320 atau INWL322 sebagai aksen pencahayaan di area pintu masuk.
4. Tambahkan Lampu Filamen untuk Suasana Hangat
Jika teras juga digunakan sebagai area bersantai, gunakan pencahayaan dengan warna cahaya yang sesuai. Warm white sekitar 2700K–3000K dapat memberikan nuansa hangat dan nyaman, sehingga cocok untuk menciptakan atmosfer yang lebih santai pada malam hari.
Lampu filamen juga dapat menjadi elemen dekoratif yang menarik, terutama pada teras bergaya klasik, vintage, maupun modern. in-Lite INFM-A60 dapat menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan karakter tersebut.
Padukan Fungsi dan Estetika pada Lampu Teras
Menata lampu teras rumah bukan hanya tentang membuat area luar rumah lebih terang. Kombinasi pencahayaan umum, lampu aksen untuk tanaman, dan lampu dinding di area pintu masuk dapat membuat teras terasa lebih aman, nyaman, sekaligus memiliki karakter.
Temukan berbagai kebutuhan pencahayaan rumah dan outdoor dengan pilihan #SelengkapItu dan #SemurahItu di Mitra10 terdekat atau klik Mitra10.com. Saatnya lengkapi hunian untuk mewujudkan #ImpianJadiNyata.
Editor : Firda Khaerini
