Memasuki musim hujan, ada satu kegiatan yang wajib Anda lakukan selain menyiapkan payung dan jas hujan, yaitu mempersiapkan rumah Anda dari terjangan air hujan melalui waterproofing. Proses apakah itu dan seberapa penting dilakukan untuk rumah Anda?
Melalui artikel ini, Anda dapat memahami pengertian waterproofing serta manfaatnya saat musim hujan. Selain itu, penting juga bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda rumah Anda butuh diberi waterproofing segera, serta jenis yang cocok sesuai kebutuhan.
Apa Itu Waterproofing dan Mengapa Penting?
Waterproofing adalah proses pelapisan permukaan dari bagian rumah tertentu dengan material kedap air yang bertujuan untuk mencegah air merembes masuk, sehingga kondisi bangunan tetap terjaga dan tidak lembab selama dihantam air hujan terus-menerus.
Proses ini sangatlah penting dilakukan sebelum musim hujan datang untuk mencegah masalah-masalah serius yang akan mengganggu kenyamanan di dalam rumah Anda. Berikut manfaat waterproofing saat musim hujan yang wajib Anda ketahui.
Mencegah Kebocoran
Manfaat pertama dari waterproofing adalah menghindari keborocan yang biasa terjadi melalui atap atau plafon yang tidak berfungsi dengan baik. Atap dan plafon yang retak atau pecah sangat berpotensi menyebabkan kebocoran. Karena itulah, melapisi dua bagian tersebut dengan waterproofing akan mencegah kebocoran terjadi.
Melindungi dari Kelembapan
Musim hujan identik dengan curah hujan yang cukup tinggi sehingga rumah Anda akan terkena air terus-menerus. Di sini, waterproofing berfungsi untuk melindungi rumah Anda dari kelembapan yang disebabkan oleh bagian rumah seperti dinding yang terekspos dengan air dalam waktu yang cukup lama.
Melindungi Material & Meningkatkan Daya Tahan Bangunan
Melapisi bagian rumah Anda dengan waterproofing juga berdampak pada material bangunan itu sendiri, yaitu bisa menjadi lebih awet dan tidak rentan rusak. Sebaliknya, jika Anda biarkan dinding, atap, dan bagian lainnya terkena air hujan terus-menerus, maka Anda juga membuka peluang pada kerusakan material yang merugikan Anda sendiri.
Meminimalisir Kerugian Akibat Kebocoran
Melindungi rumah Anda dengan waterproofing juga sebagai bentuk perlindungan diri dari kerugian finansial akibat kerusakan material dan kebocoran. Jika dibandingkan, membeli produk waterproofing akan jauh lebih hemat ketimbang merenovasi rumah yang rusak akibat hujan.
Intinya, mengaplikasikan waterproofing memiliki benefit bagi Anda, baik dari segi kenyamanan maupun ketahanan bangunan. Lebih lanjut, kira-kira bagian rumah mana saja yang harus diperhatikan menjelang musim hujan? Berikut daftarnya.
Bagian Rumah yang Paling Butuh Waterproofing
Ada dua bagian rumah yang rentan saat musim hujan dan perlu Anda cek serta diberi pelapis waterproofing, yaitu atap dan dinding. Simak alasannya sekaligus pertimbangkan solusi waterproofing untuk atap dan dinding yang sudah dicantumkan pada bahasan berikut.
1. Atap & plafon
Bagian utama yang wajib dilakukan pemeriksaan karena jika terdapat sedikit keretakan atau bolong kecil, air akan mudah menetes dan tak lama akan membesar dan menyebabkan kebocoran hebat. Aplikasikan produk waterproofing yang cocok untuk atap, seperti Aquaproof Pro yang mampu menahan genangan air di atap beton datar.
/https%3A%2F%2Fweb.mitra10.com%2Fmedia%2FSelangkah%2Fmanfaat-waterproofing-saat-musim-hujan-cat-pelapis-anti-bocor-aquaproof.png)
2. Dinding eksterior
Bagian ini juga rentan terkena hantaman air hujan sehingga wajib dilapisi waterproofing. Anda bisa mencari cat pelapis anti bocor yang elastis dan anti-jamur agar bisa mencegah kelembapan akibat curah hujan tinggi. Contoh produk yang bisa Anda gunakan adalah Jotun WaterGuard yang ampuh menahan jamur akibat cuaca ekstrem.
/https%3A%2F%2Fweb.mitra10.com%2Fmedia%2FSelangkah%2Fmanfaat-waterproofing-saat-musim-hujan-cat-pelapis-anti-bocor-jotun-waterguard.png)
Jenis-Jenis Waterproofing yang Umum Digunakan
Pada umumnya, ada lima jenis waterproofing yang sering digunakan. Beberapa digunakan untuk bangunan besar seperti mall dan hotel, beberapa lebih ramah untuk hunian keluarga. Berikut daftarnya.
1. Waterproofing Coating
Jenis waterproofing ini berbentuk cair yang biasanya terbuat dari material akrilik atau polyurethane, material waterproofing yang umum digunakan pada produk cat. Warnanya yang transparan membuatnya cocok untuk melapisi lantai atau dinding bermotif.
2. Waterproofing Integral
Waterproofing jenis ini berbentuk padat mirip semen yang biasanya dicampurkan pada beton atau material keras lainnya. Waterproofing integral cocok digunakan untuk area yang lebih dekat dan rentan terkena genangan air seperti basement.
Di pasaran, produk waterproofing ini biasa disebut semen pelapis anti air, seperti merek Sika yang cocok untuk membendung banjir di area dak beton.
/https%3A%2F%2Fweb.mitra10.com%2Fmedia%2FSelangkah%2Fmanfaat-waterproofing-saat-musim-hujan-semen-anti-air-sika.png)
3. Waterproofing Membrane
Jenis ketiga ini berbentuk seperti lembaran, sesuai namanya, membrane yang terbuat dari bahan bitumen atau polimer. Namun, jenis ini tidak cocok digunakan untuk rumahan karena butuh tenaga profesional untuk pengaplikasiannya, serta lebih umum dipakai untuk bangunan besar.
4. Waterproofing Crystallizing
Mirip seperti coating, jenis waterproofing ini juga berbentuk cair. Bedanya, pengaplikasian waterproofing crystallizing ini dicampurkan dengan material yang akan dipakai, contoh beton atau semen. Jenis ini akan menghasilkan lapisan bangunan yang mengkristal dan keras serta kedap air.
5. Waterproofing dengan Perekat Anti Bocor
Jenis terakhir ini cukup mudah dilakukan, yaitu dengan melapisi bagian bangunan dengan self-adhesive atau perekat anti air. Ini lebih umum diaplikasikan pada saluran pipa yang memiliki permukaan relatif kecil. Seperti perekat Flashband yang efektif menutup kebocoran pada pipa.
/https%3A%2F%2Fweb.mitra10.com%2Fmedia%2FSelangkah%2Fmanfaat-waterproofing-saat-musim-hujan-perekat-anti-air-flashband.png)
Tanda Rumah yang Sudah Butuh Waterproofing Tambahan
Setelah memiliki pemahaman cukup mengenai waterproofing, kini saatnya Anda mengaplikasikannya untuk rumah Anda sendiri. Mulailah dengan mengidentifikasi kelima tanda vital rumah Anda butuh waterproofing tambahan berikut ini.
- Dinding eksterior sudah mengelupas atau memiliki retakan rambut
- Dinding interior berjamur
- Sudut plafon sudah menguning
- Rumah terasa lebih lembab dari biasanya
- Air menetes atau merembes dari plafon
Jika menemukan satu saja dari kelima tanda di atas, itu artinya waterproofing rumah Anda butuh segera di-upgrade agar masalah-masalah yang sudah dijabarkan di atas tadi tidak terjadi saat musim hujan datang. Bagaimana caranya? Coba terapkan tips berikut.
Tips Mengaplikasikan Waterproofing agar Hasil Maksimal
Ini dia lima tips jika Anda ingin memulai proses waterproofing secara mandiri. Pastikan Anda memilih produk yang ramah digunakan dan mudah diaplikasikan sendiri tanpa tenaga profesional.
1. Pastikan permukaan bagian bangunan bersih
Bersihkan bagian bangunan yang akan dilapisi waterproofing sebelum memulai prosesnya. Pastikan permukaannya kotoran serta tidak ada lubang. Jika terdapat bagian yang tidak rata seperti retakan, tambal dengan plamir agar permukaan rata terlebih dahulu.
2. Lapisi primer/sealer terlebih dahulu
Sebelum mengaplikasikan lapisan waterproofing, Anda bisa memberikan primer atau sealer terlebih dahulu agar lapisan waterproofing dapat menempel lebih kuat dan tahan lama.
3. Aplikasikan waterproofing
Selanjutnya adalah pemberian lapisan waterproofing. Pada prosesnya, pastikan Anda mengikuti petunjuk sesuai arahan dari produknya, karena setiap produk memiliki metode berbeda-beda, seperti durasi kering, jumlah lapisan yang direkomendasikan, hingga alat yang digunakan.
4. Tunggu sampai lapisan waterproofing kering
Setelah mengaplikasikan waterproofing, proses belum selesai. Tunggu lapisan waterproofing kering terlebih dahulu, lalu lakukan langkah selanjutnya yang penting untuk menentukan ketahanan lapisan waterproofing Anda ke depannya.
5. Cek kebocoran
Setelah kering, coba goreskan kuas basah atau menyemprotnya langsung dengan air. Langkah ini bertujuan untuk menguji coba apakah lapisan waterproofing Anda sudah diaplikasikan secara maksimal dengan tidak adanya tanda kebocoran.
Jika uji coba Anda gagal, mungkin Anda belum menerapkan prosedur yang sesuai, atau bisa jadi terjadi kegagalan produk. Coba ulangi lagi proses sesuai prosedur yang benar, jika masih gagal dalam uji coba, Anda bisa meminta garansi produk ke merek terkait.
Lindungi Rumah dari Bocor Bersama Solusi Lengkap Shopvaganza 2025
Waterproofing sangat penting Anda lakukan menjelang musim hujan yang tak tentu tahun ini. Selain untuk melindungi material bangunan serta mencegah kerugian dan kerusakan, waterproofing juga menjadi sarana untuk mempertahankan kenyamanan keluarga.
Di Mitra10, Anda bisa belanja berbagai produk waterproofing dengan pilihan brand #SelengkapItu untuk mewujudkan #RumahNyaman Anda di musim hujan. Terlebih dengan dibukanya Promo Shopvaganza 2025 yang dibuka sejak 1 Oktober-31 Desember 2025.
Dengan transaksi minimal Rp2.500.000, Anda berkesempatan memenangkan hadiah undian yang luar biasa! Mulai dari motor, mobil listrik, iPhone, hingga liburan ke Eropa! Anda juga bisa ikutan promo ini dengan melakukan transaksi secara online.
Promo ini berlaku khusus untuk Member Mitra10. Cek info detail tentang Promo Shopvaganza 2025 di tautan berikut.
Nikmati promo bank dari Panin Bank, Bank BNI, UOB, Bank Permata, hingga Bank OCBC NISP. Untuk Anda yang lebih suka fleksibel, tersedia juga promo paylater dari Indodana dan Kredivo.
Gunakan metode pembayaran favorit Anda dan rasakan pengalaman belanja yang mudah dan menyenangkan hanya di Mitra10!
Kunjungi blog Mitra10 untuk inspirasi desain dan tips rumah lainnya.
Follow kami untuk info terbaru:
- Instagram: @mitra10_official
- TikTok: @mitra10_official
- X: @mitra10.official
- WhatsApp Channel : Mitra10
Belanja renovasi dan perlengkapan rumah di mitra10.com. Download aplikasi Mitra10 di Playstore atau App Store untuk kemudahan berbelanja.
Dapatkan promo terbaik klik disini, hanya di Mitra10!
Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.
