5 March 2026

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Mitra10 Tegal. Saat ini ditemukan sebuah halaman website pihak ketiga yang mencantumkan informasi toko Mitra10 Tegal, namun mengarahkan calon pelanggan untuk menghubungi nomor WhatsApp yang bukan merupakan kontak resmi Mitra10.

Website tersebut menampilkan informasi seolah-olah merupakan toko Mitra10 Tegal dan bahkan mencantumkan Google Maps / Google Business Profile resmi milik Mitra10 Tegal. Namun pada bagian kontak WhatsApp, pengunjung diarahkan ke nomor lain yang tidak terafiliasi dengan Mitra10.

Praktik seperti ini berpotensi menyesatkan masyarakat dan dapat menyebabkan kerugian finansial apabila pelanggan melakukan transaksi melalui pihak yang tidak resmi.

Modus Penipuan yang Terjadi

Penipuan Oknum Mengaku Mitra10 Tegal

Berdasarkan laporan yang diterima, modus yang digunakan pelaku cukup meyakinkan. Mereka memanfaatkan informasi toko Mitra10 yang tersedia secara publik untuk menciptakan kesan seolah-olah merupakan akun resmi.

Berikut pola penipuan yang ditemukan:

  1. Pelaku membuat halaman website yang mencantumkan nama Mitra10 Tegal, berikut halaman yang perlu diwaspadai: https://caritokobangunan.com/stores/toko-bangunan-tegal-terlengkap-mitra10-tegal/ 
  2. Website tersebut menampilkan Google Maps resmi toko Mitra10, sehingga terlihat kredibel.
  3. Pada bagian kontak, pengguna diarahkan ke nomor WhatsApp yang bukan milik Mitra10 Tegal : +62 819-9500-0307
  4. Setelah dihubungi, pelaku mengaku sebagai staf toko dan menawarkan produk.
  5. Pelanggan kemudian diarahkan untuk melakukan pembayaran ke rekening pribadi yang bukan rekening resmi perusahaan.

Penipuan Oknum Mengaku Mitra10 Tegal

Gambar: Contoh Bentuk Penipuan mengatasnamakan Mitra10 Tegal

Modus ini berbahaya karena pelanggan dapat mengira sedang bertransaksi langsung dengan pihak Mitra10.

Klarifikasi Resmi dari Mitra10

Mitra10 menegaskan bahwa nomor WhatsApp +62 819-9500-0307 bukan merupakan kontak resmi Mitra10 Tegal.

Untuk menghindari kesalahpahaman, berikut beberapa informasi resmi yang perlu diketahui masyarakat:

Klarifikasi Resmi dari Mitra10

Mitra10 menegaskan bahwa nomor WhatsApp +62 819-9500-0307 bukan merupakan kontak resmi Mitra10 Tegal.

Untuk menghindari kesalahpahaman, berikut beberapa informasi resmi yang perlu diketahui masyarakat:

FAQ

Apakah nomor WhatsApp +62 819-9500-0307 merupakan kontak resmi Mitra10 Tegal?

Tidak. Nomor tersebut bukan merupakan kontak resmi Mitra10. Pelanggan disarankan untuk tidak melakukan transaksi melalui nomor tersebut karena berpotensi merupakan bagian dari modus penipuan.

Apa saja kontak resmi Mitra10?

Kontak resmi Mitra10 adalah:

  • Contact Center Whatsapp: 0878 0002 1010
  • Website resmi: Mitra10.com 
  • Instagram: @mitra10_official
  • TikTok: @mitra10_official.store

Pastikan hanya bertransaksi melalui kanal resmi tersebut.

Apakah Mitra10 menerima pembayaran ke rekening pribadi?

Tidak. Mitra10 tidak pernah meminta pelanggan melakukan pembayaran ke rekening pribadi. Rekening resmi Mitra10 hanya melalui Bank BCA atas nama PT Catur Mitra Sejati Sentosa.

Penting diketahui bahwa Mitra10 tidak menggunakan virtual account untuk transaksi manual melalui WhatsApp dan tidak pernah meminta pembayaran ke rekening pribadi.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan penipuan yang mengatasnamakan Mitra10?

Jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan Mitra10, masyarakat disarankan untuk:

  • Tidak melakukan transaksi
  • Tidak melakukan transfer dana
  • Menghubungi Contact Center resmi Mitra10.
  • Melaporkan kepada pihak berwenang jika diperlukan

Komitmen Mitra10 Melindungi Pelanggan

Sebagai supermarket bahan bangunan terpercaya di Indonesia, Mitra10 selalu berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi.

Mitra10 juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan Mitra10, baik melalui website, media sosial, maupun pesan pribadi.

Perlu diketahui bahwa Mitra10 tidak bertanggung jawab atas transaksi, informasi, atau kerugian yang terjadi di luar akun resmi perusahaan.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memastikan transaksi hanya melalui kanal resmi, pelanggan dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin marak terjadi di dunia digital.