26 March 2026

Saat ini ditemukan modus penipuan baru yang mengatasnamakan Mitra10, dan yang perlu Anda ketahui—modus ini muncul langsung dari Google.

Beberapa Google Business Profile (GBP) toko Mitra10 kini disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Tombol WhatsApp yang muncul di profil Google tersebut mengarah ke nomor yang bukan Contact Center resmi Mitra10.

Akibatnya, pelanggan yang mengira sedang menghubungi Mitra10 justru tersambung ke pihak penipu.

Bagaimana Modus Penipuan Ini Terjadi?

Modus ini memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap Google.

Saat Anda mencari “Mitra10 terdekat”, membuka profil toko, lalu klik tombol WhatsApp, Anda bisa saja diarahkan ke nomor yang bukan milik resmi Mitra10.

Setelah terhubung, pelaku akan berpura-pura sebagai admin Mitra10, memberikan informasi produk yang terlihat valid, lalu mengarahkan transaksi di luar website resmi Mitra10.com atau aplikasi. Selanjutnya, korban diminta melakukan pembayaran ke rekening pribadi atau Virtual Account.

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Mitra10

Karena alurnya terlihat seperti transaksi normal, banyak pelanggan tidak menyadari bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan penipu.

Untuk menghindari kerugian, perhatikan hal berikut:

  • Mitra10 tidak pernah menggunakan nomor WhatsApp selain Contact Center resmi
  • Mitra10 tidak melayani transaksi langsung melalui WhatsApp
  • Mitra10 tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi atau Virtual Account

Baca juga: Tips Aman Bertransaksi Digital untuk Orang Tua & Lansia: Bantu Mereka Hindari Penipuan!

Kontak Resmi Mitra10

Pastikan Anda hanya menghubungi:

WhatsApp Contact Center Mitra100878 0002 1010

Jika Anda menemukan nomor lain, meskipun muncul di Google, itu bukan kontak resmi Mitra10.

Metode Pembayaran Resmi Mitra10

Semua transaksi resmi hanya dilakukan melalui:

Di luar itu, patut dicurigai sebagai penipuan.

Baca juga: 7 Cara Ampuh Menghindari Penipuan Belanja Online Mengatasnamakan Mitra10

FAQ Seputar Penipuan Mitra10

Modus Penipuan Baru Mengatasnamakan Mitra10

Gambar: Bentuk Modus Penipuan Baru di Mitra10 dengan Tombol Reservasi

1. Apakah tombol WhatsApp di Google Mitra10 itu resmi?

Tidak selalu. Saat ini ditemukan kasus di mana tombol WhatsApp di Google mengarah ke nomor tidak resmi.

2. Bagaimana cara memastikan nomor WhatsApp Mitra10 asli?

Nomor resmi hanya 0878 0002 1010.

3. Apakah Mitra10 melayani transaksi lewat WhatsApp?

Tidak. Semua transaksi online hanya melalui website resmi Mitra10.com atau aplikasi Mitra10. Anda juga bisa langsung belanja ke toko Mitra terdekat.

4. Apakah Mitra10 menggunakan Virtual Account pribadi?

Tidak. Pembayaran hanya ke rekening resmi perusahaan yaitu, BCA a.n PT Catur Mitra Sejati Sentosa.

5. Kenapa nomor penipu bisa muncul di Google?

Dalam beberapa kasus, data pada Google Business Profile dapat dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

6. Apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur transfer?

Segera hubungi bank untuk pemblokiran dan laporkan ke pihak berwenang.

7. Bagaimana cara belanja aman di Mitra10?

Gunakan website resmi Mitra10.com dan pastikan semua transaksi dilakukan melalui channel resmi.

Kesimpulan

Modus penipuan terus berkembang, dan kini memanfaatkan celah pada Google Business Profile dengan mengarahkan tombol WhatsApp ke nomor tidak resmi. Padahal, dalam kasus ini, tombol WhatsApp tersebut telah dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Karena itu, penting untuk tidak langsung percaya pada informasi yang muncul di Google tanpa verifikasi. Pastikan Anda hanya menggunakan channel resmi Mitra10 agar terhindar dari penipuan.

Sebagai supermarket bahan bangunan terpercaya di Indonesia, Mitra10 selalu berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam bertransaksi.

Mitra10 juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan Mitra10, baik melalui website, media sosial, maupun pesan pribadi.

Perlu diketahui bahwa Mitra10 tidak bertanggung jawab atas transaksi, informasi, atau kerugian yang terjadi di luar akun resmi perusahaan.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memastikan transaksi hanya melalui kanal resmi, pelanggan dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin marak terjadi di dunia digital.

Penulis: Firda K.