Kenapa Kebocoran Sering Muncul Kembali Setelah Diperbaiki?
Kebocoran dak beton yang kembali muncul setelah diperbaiki tentu membuat kesal. Bukan hanya menghabiskan biaya, kondisi ini juga dapat merusak plafon, dinding, hingga bagian bangunan lain jika tidak segera ditangani.
Masalahnya, cara mengatasi dak beton bocor tidak cukup hanya dengan menambal titik yang terlihat basah. Sumber rembesan perlu ditelusuri dan sistem waterproofing dak beton harus disesuaikan dengan kondisi permukaan.
Penyebab Dak Beton Bocor Kembali
Ada beberapa kesalahan yang sering membuat kebocoran muncul kembali, antara lain:
1. Hanya Menambal Titik yang Bocor
Titik air menetes belum tentu merupakan sumber kebocoran. Air dapat merambat melalui retakan dan pori beton sebelum akhirnya muncul di lokasi lain. Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan dari area dak, bukan hanya dari plafon.
2. Permukaan Tidak Dipersiapkan dengan Baik
Debu, minyak, lumut, atau sisa waterproofing lama dapat menghambat daya rekat material baru. Akibatnya, lapisan anti bocor mudah mengelupas dan kehilangan fungsi.
3. Retakan Tidak Diperbaiki
Waterproofing tidak seharusnya menjadi solusi untuk semua jenis retakan. Retakan yang lebih besar atau bersifat struktural perlu diperiksa dan ditangani terlebih dahulu dengan metode yang sesuai.
4. Waterproofing Tidak Diaplikasikan Menyeluruh
Pelapisan hanya pada area yang pernah bocor dapat membuat air mencari titik lemah lain. Sistem waterproofing yang tepat perlu membentuk lapisan pelindung yang menyeluruh dan memperhatikan detail seperti sudut, sambungan, serta penetrasi pipa.
5. Genangan Air Dibiarkan
Kemiringan dak dan sistem drainase yang buruk dapat menyebabkan air menggenang. Kondisi tersebut memberi tekanan lebih besar pada sistem waterproofing dan meningkatkan risiko kebocoran.
Cara Mencegah Kebocoran Dak Beton Terulang
Agar dak beton tidak bocor lagi, perhatikan beberapa langkah berikut:
- Cari sumber rembesan, bukan sekadar menutup noda air.
- Bersihkan dan persiapkan permukaan sesuai persyaratan material waterproofing.
- Perbaiki retakan dan detail sambungan sebelum pelapisan.
- Gunakan waterproofing yang sesuai, terutama untuk dak yang terpapar cuaca dan berpotensi mengalami genangan.
- Aplikasikan sesuai spesifikasi produk, termasuk jumlah lapisan dan ketebalan yang direkomendasikan.
- Pastikan drainase berfungsi baik agar air tidak menggenang di permukaan dak.
Pilihan Waterproofing Dak Beton dari Sika
Salah satu pilihan untuk perlindungan dak beton adalah Sikalastic®-590 Deckseal, pelapis kedap air berbentuk cair yang dirancang untuk aplikasi eksterior. Produk ini memiliki elastisitas dan kemampuan crack bridging untuk membantu mengakomodasi retakan kecil pada permukaan.
6 terjual 22 terjual 553 terjual 1rb+ terjual
Namun, hasil waterproofing tetap bergantung pada kondisi substrat, persiapan permukaan, detail konstruksi, dan metode aplikasi. Untuk retakan struktural atau kerusakan beton yang serius, diperlukan pemeriksaan profesional terlebih dahulu.
Dengan sistem yang tepat, #SelengkapItu kebutuhan perbaikan dan renovasi rumah dapat Anda temukan di Mitra10. Pilih material sesuai kebutuhan dan budget #SemurahItu untuk mewujudkan #ImpianJadiNyata.
Editor: Firda Khaerini
