Genangan Air di Dak Beton: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

12 August 2026

Genangan air di dak beton sering dianggap sepele, padahal air yang tertahan setelah hujan dapat meningkatkan risiko dak beton bocor, merusak lapisan waterproofing, hingga memicu masalah pada struktur bangunan.

Karena itu, selain memilih waterproofing dak beton yang tepat, sistem kemiringan dan drainase juga perlu diperhatikan. Lantas, apa penyebab genangan air di dak beton dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Genangan Air di Dak Beton

Genangan biasanya terjadi karena air tidak dapat mengalir secara optimal menuju saluran pembuangan. Beberapa penyebabnya meliputi:

  1. Kemiringan dak kurang optimal
    Dak yang terlalu datar membuat air lebih sulit mengalir dan mudah tertahan di permukaan.
  2. Floor drain tidak berada di titik yang tepat
    Posisi atau jumlah floor drain yang kurang sesuai dapat membuat sebagian area dak tidak memiliki jalur pembuangan yang efektif.
  3. Permukaan dak tidak rata
    Cekungan pada permukaan beton dapat menjadi titik berkumpulnya air, terutama setelah hujan deras.
  4. Saluran air tersumbat
    Daun, pasir, dan kotoran dapat menyumbat floor drain sehingga air tertahan di permukaan dak.
  5. Perubahan fungsi dak
    Penambahan taman, rooftop, atau area utilitas dapat mengubah beban dan sistem drainase dak sehingga perlu dievaluasi kembali.

Dampak Genangan Air pada Dak Beton

Jika dibiarkan, genangan air dapat meningkatkan risiko kebocoran dak beton karena air berpotensi masuk melalui retakan atau pori-pori beton. Kondisi lembap yang terus-menerus juga dapat mempercepat pertumbuhan lumut dan jamur.

Dalam jangka panjang, air yang masuk ke beton dapat mencapai tulangan dan memicu korosi. Sementara itu, lapisan waterproofing yang terus terpapar genangan dan cuaca dapat mengalami penurunan performa.

Baca juga: Cara Mengatasi Dak Beton Bocor Tanpa Bongkar Total

Cara Mengatasi Genangan Air di Dak Beton

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Perbaiki kemiringan dak agar air mengalir menuju floor drain.
  • Perbaiki atau tambah floor drain jika jalur pembuangan tidak memadai.
  • Ratakan permukaan dak untuk menghilangkan cekungan yang menjadi titik genangan.
  • Bersihkan saluran air secara rutin agar tidak tersumbat.
  • Gunakan waterproofing yang sesuai setelah kondisi permukaan dan drainase diperbaiki.

Perlu diingat, waterproofing berfungsi melindungi permukaan dari penetrasi air, bukan menggantikan sistem drainase. Genangan yang terus terjadi tetap perlu ditangani dari sumbernya.

Waterproofing Dak Beton dengan Sikalastic®-590 Deckseal

Untuk perlindungan dak beton, Sikalastic®-590 Deckseal dapat menjadi salah satu pilihan pelapis kedap air berbentuk cair. Produk ini dirancang untuk aplikasi eksterior dan memiliki elastisitas serta kemampuan crack bridging yang membantu mengakomodasi retakan kecil pada permukaan.

Pastikan persiapan permukaan, ketebalan, jumlah lapisan, dan metode aplikasi mengikuti spesifikasi produk agar sistem waterproofing bekerja optimal.

Dengan #SelengkapItu pilihan material untuk kebutuhan renovasi rumah, Anda dapat menemukan berbagai kebutuhan proyek di Mitra10. Wujudkan solusi bangunan #SemurahItu dan #ImpianJadiNyata sesuai kebutuhan Anda.

Editor: Firda Khaerini