Jenis tanaman dalam ruangan yang tahan lama dapat menjadi pilihan untuk mempercantik ruangan. Tanaman hias dalam ruangan dapat digunakan untuk menghias taman maupun ruangan dalam rumah. Lantas, apa saja jenis tanaman dalam ruangan yang tahan lama dan mudah dirawat?
1. Pilea
Sumber: pinterest.com
Pilea merupakan genus tanaman dalam keluarga Urticaceae yang terdiri dari berbagai spesies, termasuk Pilea peperomioides yang populer sebagai tanaman hias dalam ruangan. Tanaman Pilea dikenal karena daunnya yang unik dan bentuknya yang menarik, membuatnya menjadi pilihan favorit untuk dekorasi interior.
2. Monstera
Sumber: pinterest.com
Bagi penyuka tanaman hias dalam ruangan, Monstera pasti sudah tidak asing lagi. Monstera merupakan tanaman kekinian yang cukup populer. Meskipun berasal dari iklim tropis, Monstera ternyata cukup tahan banting dalam lingkungan ruangan. Tanaman ini cocok untuk ditempatkan di dalam ruangan karena tidak terlalu membutuhkan cahaya matahari langsung dan dapat bertahan di ruangan berpendingin udara. Ciri khas dari daunnya yang lebar membuat Monstera sering kali disamakan dengan tanaman hias jenis palem.
3. Palem Kuning
Sumber: pinterest.com
Sedang mencari tanaman hias dalam ruangan dari jenis palem? Palem kuning atau Areca Palms ini mungkin cocok untuk Anda. Tanaman ini memiliki kemampuan untuk menyerap benzena, karbon monoksida, formaldehida, trikloroetilen, xylene, dan zat polutan lainnya dari udara. Palem kuning juga termasuk dalam pohon palem yang bisa hidup hingga 10 tahun lamanya di lingkungan dalam ruangan. Faktor kunci keberhasilan dalam menanam pohon palem di dalam ruangan adalah menempatkannya di area yang tidak terkena sinar matahari langsung secara berlebihan.
4. Lavender
Sumber: pinterest.com
Tanaman dalam ruangan yang tidak kalah cantik adalah Lavender, dengan bunga ungu khasnya yang banyak diminati karena manfaatnya yang beragam. Minyak lavender terkenal memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi, bermanfaat untuk menyembuhkan luka bakar ringan dan gigitan serangga. Lavender sering digunakan dalam ramuan herbal essential oil dan juga membantu meredakan nyeri seperti sakit kepala, keseleo, dan sakit gigi.
5. Bromeliad
Sumber: pinterest.com
Bromeliad adalah tanaman dalam ruangan yang memiliki kemampuan menghilangkan lebih dari 80% dari enam senyawa organik berbahaya. Untuk memaksimalkan manfaatnya sebagai penyerap polutan, Anda perlu memperhatikan ukuran bromeliad yang sesuai dengan ukuran ruangan. Semakin besar ruangan, disarankan untuk menempatkan lebih banyak bromeliad atau bromeliad dengan ukuran yang lebih besar.
6. Lidah Mertua
Sumber: pinterest.com
Lidah mertua merupakan tanaman hias dalam ruangan yang mudah dirawat serta mampu membersihkan udara. Tumbuhan yang tumbuh vertikal ini sangat berguna untuk memberi hiasan pada sudut ruangan yang sempit. Lidah mertua dapat hidup dalam berbagai tingkat cahaya, namun paling baik ditempatkan di tempat teduh yang terhindar dari sinar matahari langsung.
7. Peace Lily (Lili Perdamaian)
Sumber: pinterest.com
Peace lily merupakan tanaman hias dalam ruangan yang banyak disukai karena tampilannya begitu cantik serta manfaatnya dalam membersihkan udara. Tak sedikit orang menempatkan tanaman satu ini di dalam ruangan. Bunga satu ini tersedia dalam berbagai ukuran yang dapat dipilih sesuai keinginan. Peace lily tidak membutuhkan sinar matahari langsung serta bisa tumbuh subur hanya dengan paparan cahaya lampu neon.
Baca Juga: 15 Cara Merawat Tanaman Supaya Tumbuh Subur dan Sehat, Mudah!
8. Aloe Vera
Sumber: pinterest.com
Aloe vera atau lidah buaya dapat tumbuh subur sebagai tanaman dalam ruangan dan menyukai cahaya matahari tidak langsung, cocok untuk ditempatkan di teras atau di dalam ruangan. Selain menyegarkan ruangan, aloe vera juga memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti menyembuhkan ruam, luka bakar, dan iritasi kulit. Tanaman hias ini juga kaya antioksidan, baik untuk sistem pencernaan dan dapat membantu mengobati sembelit.
9. Tanaman Hebras
Sumber: pinterest.com
Gerber Daisy, atau yang dikenal sebagai Hebras, adalah tanaman asli dari Afrika Selatan yang ideal sebagai tanaman dalam ruangan untuk meningkatkan kualitas kesehatan di rumah. Selain mempercantik ruangan dengan beragam warna yang menarik, tanaman ini juga efektif sebagai penyerap racun. Gerber Daisy mampu menyerap zat berbahaya seperti trichloroethylene, yang sering ditemukan dalam produk pembersih. Kehadirannya tidak hanya menambah estetika tetapi juga membantu menjaga kebersihan udara di dalam ruangan.
10. Tanaman Karet
Sumber: pinterest.com
Tanaman karet, yang juga dikenal sebagai Ficus elastica, memiliki sistem pertahanan alami terhadap bakteri dan jamur di udara. Tanaman ini berasal dari India dan memiliki akar yang tumbuh ke atas serta merambat di sekitar batangnya, menciptakan tampilan yang menarik. Namun, tanaman hias dalam ruangan ini tidak cocok untuk Anda yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Getah pada tanaman ini mengandung bahan aktif yang disebut caoutchouc, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada hewan peliharaan.
11. Soleiroli
Sumber: pinterest.com
Tanaman dalam ruangan ini bernama soleiroli, yang memiliki ciri daun empuk, bentuk kecil, serta menggantung di pot sehingga penampilannya sangat cantik. Berbeda dengan tanaman hias lain yang biasanya membutuhkan sinar matahari langsung untuk tumbuh subur, tanaman hias indoor ini justru dapat hidup dengan baik jika ditempatkan di tempat yang terhindar dari sinar matahari langsung. Soleiroli sangat mudah dirawat, cukup dengan menyiramnya secara rutin.
12. Tanaman Sirih Gading
Sumber: pinterest.com
Sirih gading adalah salah satu tanaman dalam ruangan yang sangat mudah dirawat. Tanaman ini dapat tumbuh baik saat ditanam di media tanah maupun air, dengan bentuk menjuntai yang cocok diletakkan di rak atau ambalan yang melekat di dinding. Selain itu, sirih gading juga sangat efektif dalam menyerap racun di udara, menjadikannya pilihan ideal untuk mempercantik dan membersihkan udara di dalam ruangan Anda.
13. Palem Bambu
Sumber: pinterest.com
Masih dalam kategori tanaman palem, tanaman hias dalam ruangan ini juga tak kalah cantik. Salah satu contohnya adalah palem bambu, yang tidak hanya menambah keindahan ruangan tetapi juga berfungsi sebagai pembersih udara. Tanaman ini membutuhkan cahaya terang untuk tumbuh subur namun tidak memerlukan banyak perawatan.
Cukup sirami beberapa hari sekali dengan sedikit air. Palm bambu dapat tumbuh baik di area lembap dengan pencahayaan yang cukup, dan memiliki kemampuan untuk menangkal berbagai racun seperti formaldehida, benzena, karbon monoksida, xylene, chloroform, dan lainnya.