Lantai rumah Anda berbunyi “krek” saat diinjak? Itu adalah tanda awal kerusakan lantai sehingga harus segera direnovasi. Jika tidak, tinggal menunggu waktu saja untuk lantai jadi sering tergenang air, bahkan menggelembung dan pecah.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih besar, sebaiknya Anda ketahui tanda-tanda lantai rumah harus diganti yang sudah dirangkum dalam artikel ini. Dengan begitu, Anda bisa meminimalisir risiko keselamatan yang ditimbulkan dari kerusakan lantai yang parah.
Tanda-Tanda Lantai Rumah Harus Diganti
Sebagian besar, tanda lantai mulai rusak dapat dilihat dari bentuk fisik yang mulai berubah. selengkapnya, berikut 7 tanda yang bisa Anda jadikan patokan untuk mengganti lantai dengan yang baru.
1. Berbunyi atau Terasa Kopong saat Diinjak
Ketika lantai masih baru, tentunya lantai berada dalam keadaan yang kokoh, lekat dengan sempurna dengan perekat, serta tidak berbunyi. Namun, seiring berjalannya waktu, perekat di bawahnya akan mengalami penyusutan karena kandungan air yang menguap, yang akhirnya membuat lantai jadi kopong dan berbunyi saat diinjak.
2. Terdapat Bagian yang Menggelembung atau Terangkat
Selain berbunyi, tanda kerusakan dini lainnya bisa diidentifikasi ketika ada bagian yang terangkat atau popping. Hal ini juga terjadi ketika perekat di bawah lantai mengalami penyusutan yang seringkali disebabkan oleh sambungan nat yang terlalu jauh sehingga lapisan tersebut sering dimasuki air.
3. Terdapat Bagian yang Retak/Pecah
Tanda selanjutnya ini adalah hasil ketika dua tanda sebelumnya tidak dihiraukan dan tetap saja dilewati untuk aktivitas sehari-hari. Konsekuensinya, lantai akan mudah retak atau pecah. Dan ketika kerusakan pada tahap ini masih dibiarkan, bagian lantai tersebut akan mudah terpapar kotoran dan air sehingga lebih rentan berjamur.
4. Keramik Bergeser atau Lepas dari Lapisan Perekat
Selain penyusutan perekat dalam kurun waktu tertentu, penyebab lantai rusak bisa juga berasal dari pemasangan yang salah. Ketika perekat memiliki permukaan tidak rata, maka akan menimbulkan rongga udara sehingga menyebabkan keramik rentan lepas. Tentunya, ini membuat tampilan lantai jadi tidak bagus serta kurang nyaman untuk dilewati.
5. Terdapat Rembesan Air
Tanda selanjutnya juga sangat kentara, yaitu ketika lantai sering mengalami rembes bahkan sampai menggenang. Hal ini bisa disebabkan oleh sambungan nat yang retak, kebocoran pipa air di bawahnya, atau bisa juga karena kondisi lingkungan seperti air tanah yang naik.
6. Muncul Pasir di Sela-Sela Keramik
Selain mengecek di bagian keramik, Anda juga bisa memeriksa bagian sambungan nat. Ketika sudah muncul pasir di sela-sela lantai, maka bisa dipastikan bahwa nat sudah aus atau terkelupas. Terlebih ketika lantai sering terkena lembab, kandungan garam dalam material perekat akan perlahan mengkristal dan naik ke permukaan.
7. Lantai Terlihat Pudar dan Usang
Tanda terakhir lantai sudah memasuki masa perbaikan adalah tampilannya yang mulai usang. Ini bisa dihasilkan dari goresan, noda yang tidak dibersihkan, atau bahkan dari jamur karena terlalu sering terkena lembab.
Penyebab Lantai Rumah Cepat Rusak
Dari ketujuh tanda tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada dua faktor penyebab utama kerusakan, yaitu secara internal dan eksternal. Selengkapnya, simak 4 faktornya berikut!
Pemasangan Keramik yang Kurang Presisi
Ketika lantai mudah rusak, hal pertama yang perlu diperiksa adalah cara pemasangan lantai saat pembangunan. Mulai dari sambungan nat yang terlalu jauh atau dekat, permukaan perekat yang tidak rata, hingga pemilihan material perekat yang digunakan.
Salah Pasang Jenis Keramik di Ruangan Tertentu
Kesalahan lainnya yang menyebabkan lantai cepat rusak adalah ketidaksesuaian pemasangan keramik dengan tipe ruangan. Jika Anda meletakkan keramik dengan daya serap air tinggi di ruangan lembab seperti kamar mandi, maka bisa dipastikan lantai tersebut tidak akan bertahan lama.
Faktor Alami: Lapisan Perekat Menyusut karena Usia
Tidak semua kesalahan berasal dari pengguna, namun bisa juga karena faktor ketahanan material secara alami, seperti lapisan perekat yang menyusut seiring berjalannya waktu. Hal ini tak bisa terhindarkan, namun Anda bisa mengantisipasinya dengan memilih keramik dengan daya tahan yang lebih baik.
Faktor Eksternal: Pergerakan Tanah & Perubahan Cuaca
Selain faktor yang berasal dari materialnya sendiri, faktor lingkungan juga menjadi salah satu penyebab umum, seperti pergerakan tanah dan cuaca ekstrem.
Akan tetapi, hal ini bisa diantisipasi dengan riset mendalam terkait karakteristik tanah sebelum dibangun rumah. Anda juga bisa memilih material yang cocok dengan iklim tropis Indonesia agar lebih tangguh terhadap perubahan cuaca.
Tips Memilih Lantai Rumah yang Sesuai
Setelah memahami tanda dan penyebab rusaknya, mempelajari tips memilih keramik lantai rumah yang baik juga diperlukan. Berikut 4 tipsnya!
1. Pilih Jenis & Kualitas Keramik sesuai Fungsi Ruangan
Tips pertama ini sangat krusial untuk menentukan seberapa lama produk bisa digunakan dalam jangka panjang. Keramik untuk lantai outdoor tentu memiliki kualitas serta spesifikasi yang berbeda dengan keramik lantai kamar mandi. Karena itulah, penting untuk merinci kriteria apa yang Anda butuhkan untuk tipe ruangan masing-masing.
2. Sesuaikan Ukuran Keramik dengan Luas Ruangan
Tips kedua ini seringkali luput dari pertimbangan banyak orang sebelum membeli keramik, yaitu ukurannya. Untuk membuat kesan tampilan yang lebih rapi dan lapang, Anda perlu memperhitungkan ukuran keramik berdasarkan luas ruangan.
Untuk ruangan kecil, sebaiknya pakai keramik berukuran lebar agar tidak terlalu banyak sambungan nat. Untuk ruangan besar, bisa pilih ukuran sedang sampai besar. Jangan pakai keramik berukuran kecil karena akan membuat ruangan terlihat sempit, kecuali kalau memang ingin menggunakannya untuk mendukung konsep tertentu seperti mozaik.
3. Perhatikan Sertifikasi dan Grading Produk
Untuk mempersingkat waktu Anda dalam menyeleksi produk, Anda bisa cek sertifikasi dan standar kualitas yang dimiliki, seperti memastikan apakah keramik yang akan dibeli sudah SNI atau belum. Anda juga bisa pilih keramik dengan grading KW1 yang menandakan produk sudah lulus uji kualitas dan quality control.
4. Beli dari Merek Keramik Terbaik
Memilih keramik dari merek yang sudah berpengalaman memproduksi keramik selama bertahun-tahun juga penting. Brand terbaik akan menawarkan produk dari material berkualitas sehingga Anda tak perlu ragu lagi terkait spesifikasi dan daya tahannya.
Seperti Keramik Lantai Platinum Hilton Cream yang sudah berstandar SNI, anti jamur & lumut, mudah dipasang, ramah lingkungan, serta memberikan tampilan premium untuk rumah Anda.

Belanja Keramik Lebih Hemat di Shopvaganza by Mitra10!
Mewujudkan #RumahNyaman Anda kini semakin mudah dengan Shopvaganza 2025 yang menghadirkan produk #SelengkapItu. Anda bisa pilih keramik dari brand terpercaya seperti Ceramax, Luxagress, Platinum, hingga Durafloor, dengan harga lebih hemat, namun tetap berkualitas.
Dengan menghabiskan minimal Rp 2.500.000, Anda juga berkesempatan memenangkan berbagai hadiah undian luar biasa seperti koper Zehn, iPhone 17 Promax, Honda Beat, liburan ke 3 negara eropa sekaligus, hingga hadiah utama tahun ini: mobil listrik BYD Atto 1!
Segera belanja di toko Mitra10 seluruh Indonesia karena Shopvaganza 2025 tinggal 13 hari lagi atau berakhir pada 31 Desember 2025!
Nikmati promo bank dari Panin Bank, Bank BNI, UOB, Bank Permata, hingga Bank OCBC NISP. Untuk Anda yang lebih suka fleksibel, tersedia juga promo paylater dari Indodana dan Kredivo.
Gunakan metode pembayaran favorit Anda dan rasakan pengalaman belanja yang mudah dan menyenangkan hanya di Mitra10!
Kunjungi blog Mitra10 untuk inspirasi desain dan tips rumah lainnya.
Follow kami untuk info terbaru:
- Instagram: @mitra10_official
- TikTok: @mitra10_official
- X: @mitra10.official
- WhatsApp Channel : Mitra10
Belanja renovasi dan perlengkapan rumah di mitra10.com. Download aplikasi Mitra10 di Playstore atau App Store untuk kemudahan berbelanja.
Dapatkan promo terbaik klik disini, hanya di Mitra10!
Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.


:quality(70)/https://web.mitra10.com/media/Selangkah/tanda-lantai-rumah-harus-diganti-lantai-menggelembung.jpg)