Keramik rooftop Anda sudah terasa licin dan sudah mulai retak? Padahal keramiknya baru saja dipasang beberapa bulan lalu, bisa jadi ini akibat dari salah memilih keramik ataupun kesalahan saat memasangnya. Pastinya, hal ini cukup menyebalkan karena Anda harus mengeluarkan budget lagi untuk menggantinya.
Supaya hal ini tidak terjadi lagi saat Anda mengganti keramik yang baru, cari tahu tips memilih keramik rooftop serta apa saja hal-hal yang harus dihindari, supaya sesuai dengan kebutuhan dan awet. Simak selengkapnya dengan baca terus sampai akhir!
Kesalahan yang Sering Dibuat saat Memilih Keramik Rooftop
Banyak orang mengira semua keramik memiliki fungsi yang sama, sehingga membeli keramik hanya mementingkan harga dan warna. Padahal, untuk rooftop spesifikasi keramiknya sangat berbeda. Berikut ini beberapa kesalahan yang terjadi saat memilih keramik rooftop:
1. Mengutamakan Tampilan Tanpa Mempertimbangkan Fungsi
Memilih keramik rooftop hanya karena motifnya menarik adalah kesalahan besar. Motif yang menarik tidak menjamin permukaannya aman karena berbeda materialnya, jika terlalu halus akan berisiko licin saat terkena air hujan. Akibatnya, rooftop menjadi kurang aman digunakan untuk beraktivitas.
2. Menggunakan Keramik Indoor untuk Area Outdoor
Kesalahan ini cukup sering terjadi karena minimnya informasi. Keramik indoor itu finishing-nya glossy dan tidak dirancang untuk menghadapi perubahan cuaca ekstrem, sehingga mudah retak, pudar, atau mengelupas ketika digunakan di rooftop.
3. Mengabaikan Tingkat Daya Serap Air
Keramik rooftop memang harus memiliki daya serap air karena letaknya di luar ruangan yang tentunya langsung terkena air hujan. Banyak yang mengira keramik dengan daya serap air tinggi itu bagus, padahal cenderung membuat keramik cepat pecah atau popping karena terlalu banyak air yang terserap di dalam pori.
4. Tidak Memperhatikan Ketahanan Terhadap Cuaca Panas
Rooftop adalah area yang terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari. Jika keramik yang Anda punya tidak tahan panas, pasti keramik akan memuai dan permukaannya jadi mengelupas, sehingga warnanya pudar dan jadi tidak nyaman lagi saat dipijak.
5. Memasang Keramik dengan Tidak Tepat
Pemasangan keramik rooftop yang tepat itu harus sesuai dengan kemiringan lantai, luas dari areanya serta penggunaan perekat yang paten. Jika tiga hal tersebut tidak diperhatikan saat pemasangan, tentunya keramik tidak akan tahan lama dan berpotensi rusak dalam waktu dekat.

:quality(70)/https://web.mitra10.com/media/Selangkah/tips_memilih_keramik_rooftop.jpg)